Industri digital yang mengalami kemajuan setiap hari tentunya menghasilkan sesuatu yang positif.

Kemajuan yang ada di Industri Digital harus dimanfaatkan oleh anak muda. Mengapa ?

Hal ini ditujukan agar anak muda tidak hanya menjadi pekerja tetapi juga mampu membuka peluang kerja.

Dengan memanfaatkan industri digital, anak muda bisa berinovasi dan membuka lapangan kerja baru.

Paradigma lama, lulus kuliah lalu mencari kerja itu tidak salah, tapi langsung menyerah pada gagasan sendiri. Tren saat ini, anak muda harus kreatif dan apapun yang dikerjakan harus bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain,” ungkap Triawan Munaf, Kepala Bekraf. 

Jadi, pada intinya kreativitas menjadi hal yang utama jika ingin membuka lapangan kerja di era digital.

Dulu vs Sekarang

Mari kita lihat sebuah perbandingan yang signifikan yang terjadi di zaman dulu dengan apa yang terjadi di zaman sekarang.

Dulu, ketika seseorang memiliki suatu gagasan atau ide kreatif yang menjanjikan, mereka tidak memiliki kesempatan untuk memonetisasinya ( menjadikan hal tersebut sebagai sumber penghasilan ). Bagaimana dengan sekarang ?

Sekarang, ketika seseorang memiliki suatu gagasan atau ide kreatif, mereka bisa memonetisasi nya (menjadikannya sebagai sumber penghasilan) dengan berbagai macam platform digital yang ada.

Sebagai contoh :

Dulu, jika seseorang memiliki bakat menyanyi dan ingin meng eksplore bakatnya, ia harus menyanyi dari panggung ke panggung agar orang-orang bisa mengenalnya dan dari situ ia baru mulai mendapatkan penghasilan.

Tapi sekarang, jika seseorang memiliki bakat menyanyi, ada banyak platform digital yang dapat mengeksplore bakat mereka, karena jangkauannya lebih luas. Dan hasilnya, ada yang mendapatkan penghasilan dengan menyanyi di platform digital.

Membuat Platform Sendiri

Selain memanfaatkan platform digital yang sudah ada, generasi muda bisa membuat platform sendiri karena ekosistem digital telah berkembang dengan cukup baik.

Rencananya pada tahun ini akan ada sebuah inovasi bernama Palapa Ring .Inovasi ini ditujukan agar daerah terdepan dan terluar Indonesia juga akan mendapat kecepatan konektivitas internet yang sama. Hal ini memudahkan masyarakat yang berada di daerah terdepan dan terluar Indonesia memiliki usaha digital dan memasarkan produknya secara lebih luas.

Penguasaan teknologi anak-anak muda yang ada di Indonesia sudah sejajar dengan negara-negara lain. Ini terlihat dari startup-startup terkenal di Indonesia yang berhasil melebarkan sayap hingga ke negara-negara di Asia Tenggara.

Penulis : Yehezkiel Setianto Putra
Gambar : Pixabay.com