Di era digital seperti sekarang, banyak sekali kemudahan yang ditawarkan setiap harinya. Inovasi-inovasi baru selalu berkembang sesuai dengan perkembangan yang ada.

Kali ini, perkembangan di bidang pariwisata Indonesia menjadi sebuah perubahan yang potensial untuk memajukan pariwisata di Indonesia.

Pengembangan pariwisata Indonesia akan mengandalkan teknologi digital untuk mengakselerasi pertumbuhannya.

Ini merupakan cara yang sangat ampuh apalagi bila hidup di era milenial seperti sekarang.

“Untuk mengubah dunia secara radikal, ada dua cara, yaitu regulasi atau teknologi. Kita memilih teknologi digital untuk pariwisata agar Indonesia mampu menguncang dunia,” kata Menpar, Arief Yahya.

Lima perusahaan besar di dunia merupakan perusahaan berbasis digital. Apa artinya ?

Itu berarti bahwa perusahaan-perusahaan tersebut terbantu dengan adanya teknologi digital. Oleh karena itu, industri pariwisata pun harus mengandalkan teknologi digital.

Minat Masyarakat yang Tinggi

Sebuah survei mengatakan bahwa satu dari tiga generasi milenial Indonesia melakukan wisata minimal sekali dalam setahun. Ini membuktikan bahwa rakyat Indonesia memiliki minat yang tinggi akan pariwisata.

Pastinya hal tersebut menggunakan strategi yang ampuh dan memiliki konsep yang jelas. Konsep tersebut adalah :

  1. Konsep Atraksi : Konsep bagaimana produk utama sebuah destinasi yang berkaitan dengan “what to see” dan “what to do”.
  2. Konsep Amenitas : Konsep ini berkaitan dengan fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi. Sebagai contoh adalah keberadaan
    arana akomodasi untuk menginap serta restoran atau warung untuk makan dan minum.
  3. Konsep Aksesibilitas : Konsep yang berkaitan dengan sarana dan infrastruktur untuk menuju destinasi seperti jalan raya, ketersediaan�sarana transportasi, dan rambu-rambu penunjuk jalan.

Selain itu, Pemerintah juga merancang 3 program pengembangan pariwisata digital. Berikut adalah 3 program pemerintah kedepannya :

  1. Wonderful Startup Academy : Program yang ditujukan untuk menciptakan ekosistem agar Indonesia menjadi destinasi wisata utama mancanegara. Program ini memberikan edukasi, knowledge sharing, mentoring, hingga validasi terhadap market maupun bisnis. Juga menjadi akses kepada pemangku kebijakan, sesama pelaku bisnis pariwisata maupun konsumen langsung.
  2. Destinasi Digital : Sebuah destinasi yang heboh di dunia maya, viral di media sosial. Dalam kata lain, destinasi ini harus memiliki pesona tersendiri di media sosial.
  3. Nomadic Tourism : Wisata yang bersifat temporer, entah itu aksesnya ataupun amenitasnya.

Diharapkan bahwa 3 program andalan tersebut dapat menjadi sebuah inovasi baru di bidang pariwisata dan dapat menumbuhkan pariwisata di Indonesia.

Komimen dan keseriusan pemerintah dalam menjadikan pariwisata sebagai bidang unggulan adalah kunci yang utama.

 Penulis : Yehezkiel Setianto Putra
Gambar : Pixabay.com