Inilah Manfaat Interaksi Offline Dalam Menciptakan Transaksi Online

Inilah Manfaat Interaksi Offline Dalam Menciptakan Transaksi Online

Di zaman sekarang, hampir semua kegiatan manusia dibantu oleh teknologi. Dalam produk digital, sebuah fitur dan layanan dibuat sedemikian rupa agar penggunanya mendapat kenyamanan saat berinteraksi.

Akan tetapi, banyak orang bertanya-tanya apakah masih diperlukan kegiatan pemasaran secara offline padahal kita sudah hidup di era digital. Jawabannya adalah ya.

Sekalipun kita hidup di era digital, aktivitas offline menjadi sebuah pacuan bagi pengguna untuk melakukan aktivitas online. Menurutnya, aktivitas offline menjadi penting karena bagaimana pun juga masih ada segmen pasar yang belum terkoneksi internet.

Dalam sebuah produk digital, ada banyak tools pada aplikasi yang dapat dipakai untuk menciptakan offline interaction,misalnya QR Code dan voice noteTools ini banyak dipakai untuk menyambungkan interaksi pengguna tanpa koneksi internet.

Dalam kata lain, online dan offline harus berjalan paralel.

Bertransaksi Tanpa Mengubah Kebiasaan Pengguna

Sebuah aplikasi bernama Digiroin memiliki fitur scan QR dan ditujukan untuk memudahkan proses verifikasi/autentikasi sebuah transaksi pembayaran secara offlinekarena berbasis suara pengguna.

Intinya adalah teknologi ini dapat membawa transaksi online kepada pelanggan tanpa memerlukan koneksi internet. Interaksi itu tetap ada tapi meniadakan kebutuhan interaksi di layar smartphone.

Perlu diketahui bahwa offline interaction tidak bisa diabaikan begitu saja karena banyak sekali ragam segmen pengguna yang dapat disasar, mulai dari mereka yang gagap teknologi, sudah berumur, atau buta warna. Ini dapat membuka peluang besar bagi bisnis dengan merangkul berbagai segmen usia.

Dalam kata lain, interaksi semacam itu bisa membuka peluang dalam skala yang lebih luas lagi.

Sebenarnya, para developer memiliki banyak opsi untuk memilih teknologi yang tepat untuk fitur offline interaction, misalnya NFC, inframerah, hingga pemindai wajah.

Namun, verifikasi berbasis suara (Sound QR) dinilai lebih tepat karena setidaknya setiap ponsel dibekali dengan mic dan speaker berkualitas standar.

Mengapa Sound QR ?

Tujuan dari adanya sound QR adalah karena tidak semua orang punya perangkat canggih dan kualitas kameranya bagus. Idenya adalah siapapun bisa melakukan autentikasi tanpa layar. Ini yang akan dibawa ke segmen pasar yang gagap teknologi tanpa harus mengubah kebiasaan mereka.

Jadi, dengan adanya offline interaction ini diharapkan dapat memiliki barrier tersendiri. Yang paling sulit adalah bagaimana membangun kepercayaan terhadap pengguna bahwa transaksi tanpa pihak ketiga merupakan sebuah sesuatu yang legal.

Penulis : Yehezkiel Setianto Putra
Sumber : DailySocial.id
Gambar : Pixabay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *