Inilah Cara Pemerintah Untuk Mencapai 20 Unicorn Pada 2025

Inilah Cara Pemerintah Untuk Mencapai 20 Unicorn Pada 2025

Beberapa waktu yang lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara mengataka bahwa pada tahun 2025, Indonesia akan memilki 20 unicorn baru.

Ekonomi digital adalah salah satu target yang ingin dicapai oleh pemerintah saat ini.

Tujuannya adalah pemerintah ingin memposisikan Indonesia sebagai digital energy ASEAN.

Pemerintah sangat ingin mewujudkan kemajuan ekonomi digital yang ada di Indonesia.

Bagaimana Caranya ?

Ada beberapa cara yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Diantaranya adalah menggunakan deregulasi dan dukungan keuangan sebagai alat untuk mendorong lebih banyak orang untuk memulai bisnis sendiri.

Dan hasilnya sangat baik, terbukti bahwa terjadi peningkatan pelaku usaha ekonomi kreatif setiap tahunnya.

Cara lainnya adalah pemerintah tidak akan lagi meminta pengusaha untuk mengajukan izin. Yang dibutuhkan adalah pendaftaran online yang salah satunya diperuntukkan keperluan perpajakan.

Jadi, pemerintah akan lebih bertindak lebih sedikit sebagai regulator
 dan lebih sebagai fasilitator dan akselerator .

Upaya yang Dilakukan Pemerintah

Selain melakukan pembinaan di dalam negeri dan mendidik sumber daya manusia yang ada di Indonesia, pemerintah juga memberikan dukungan roadshow ke luar negeri, seperti Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan Amerika Serikat untuk mempertemukan bisnis dengan modal ventura.

Sampai sekarang, Indonesia sudah memiliki 4 startup Unicorn. Mereka adalah Traveloka, Bukalapak, Tokopedia, dan Go-Jek. Satu nama lagi disebut sedang menunggu putaran pendanaan tambahan untuk bergabung dengan unicorn yang sudah ada.

Dan masih ada beberapa sektor yang dinilai berpotensi dalam menghasilkan startup Unicorn.

Beberapa sektor diantaranya adalah:

1. Pendidikan

Pendidikan dapat menjadi sektor yang berpotensi karena pendidikan memiliki porsi 20 persen dari belanja APBN. Dan yang terpenting memiliki tujuan yang baik untuk menyelesaikan masalah pendidikan yang ada di Indonesia.

2.Kesehatan

Kesehatan juga memiliki potensi karena memiliki porsi sebanyak 5 persen dari belanja APBN. Dan pastinya startup kesehatan memberikan kemudahan pada masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan.

3. Fintech

Startup fintech digadang-gadang dapat menjadi startup yang paling berpotensi. Mengapa ? Seperti yang kita ketahui, bisnis fintech sedang berkembang pesat di Indonesia.

Traksi dari bisnis Fintech sedang tinggi. Oleh karena itu, banyak investor senang dengan perusahaan yang traksinya tinggi.

Pasti akan ada potensi-potensi baru kedepannya dalam mengembangkan ekonomi digital di Indonesia.

Generasi muda harus lebih kreatif dan berani melakukan terobosan jika ingin berhasil di era digital.

Penulis : Yehezkiel Setianto Putra
Foto :  Pixabay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *