Apa yang Menjadi Dasar Hukum Dalam Bisnis Startup ?

Apa yang Menjadi Dasar Hukum Dalam Bisnis Startup ?

Dalam sebuah perusahaan, hukum menjadi sebuah pijakan penting karena
berkaitan langsung dengan seluruh proses bisnis yang dijalani. 

Oleh karena itu, perusahaan dan hukum harus berjalan beriringan.

Begitu pula dengan startup, meski baru didirikan, perusahaan harus tetap taat pada hukum yang berlaku. Sifat tersebut yang perlu didisiplinkan sejak dini, agar ketika bisnis sudah membesar tidak kelabakan saat menghadapi perpajakan.

Kalau begitu, apa yang perlu diperhatikan ketika mendirikan suatu perusahaan ? Berikut adalah tipsnya.

Memilih CV atau PT

Baik CV maupun PT, keduanya tergantung dari kecocokan bagi pengusaha itu sendiri.

Apabila memilih PT, maka terjadi pemisahan harta milik pribadi dengan perusahaan. Kepemilikan dalam PT itu berupa saham yang bisa dialihkan.

Pada zaman dulu, orang lebih suka memilih CV karena lebih mudah, tidak perlu cek nama perusahaan sudah ada atau belum karena aturannya per region per kota saja. Akan tetapi sejak 2016, aturan buat PT jadi lebih mudah.

Ada dua aturan yang berlaku sejak 2016. Pertama, perubahan modal dasar PT, mengacu pada PP No.29 Tahun 2016. Kedua, penerbitan surat keterangan domisili bagi virtual office, mengacu pada SE No.6 Tahun 2016. Persyaratannya minimal dua orang, memiliki minimal 1 direktur dan 1 komisaris, dan sudah mengantongi akta notaris.

Sedangkan dalam proses pendirian CV, dimulai dari pemesanan nama perusahaan, tanda tangan akta, kemudian menyerahkan berkas ke Kemenkumham. Nanti akan diperoleh SK-nya, agar pengusaha bisa mulai membuat NPWP perusahaan, SKDP, dan SIUP untuk memperoleh Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Akhirnya, pengusaha akan mendapat pengumuman dari Berita Negara Republik Indonesia (BNRI).

Jadi, pembuatan dengan PT menjadi lebih mudah.

Melindungi Brand Perusahaan

Setelah melakukan proses pendirian melalui CV atau PT, langkah selanjutnya adalah melindungi brand, karena ini adalah identitas perusahaan yang membedakan produk/jasa satu dengan yang lain.

5 unsur yang bisa dilindungi adalah kata, logo/gambar, hologram, suara, dan bentuk 3D.

Setelah mendapat brand yang sesuai, disarankan startup untuk mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Sejak awal perusahaan harus mengajukan permohonan untuk mendapat tanggal penerimaan. Kemudian proses pengumuman yang dimulai sejak 15 hari setelah tanggal penerimaan dan berlangsung selama 2 bulan.

Setelah itu, perusahaan akan menempuh proses substantif yang berlangsung 30 hari pasca masa pengumuman berakhir. Proses ini berlangsung sekitar 5 bulan.

Dan yang terakhir adalah proses pendaftaran. Jika tidak ada keberatan-keberatan yang diajukan maka merek resmi didaftar nanti akan diperoleh sertifikat merek. Ketika sudah mengantongi sertifikat merek, perlindungan merek akan berlaku selama 10 tahun.

Proses Penggalangan Dana

Pada saat sebuah perusahaan mendapat pendanaan, dari proses awal hingga akhir selalu bersinggungan dengan legal. Terjadinya ketidaksetujuan yang masuk dalam kategori rahasia, seperti strategi pemasaran, proyeksi finansial, rencana pengembangan produk dan layanan.

Lalu informasi teknis, penemuan, desain, proses, prosedur hingga konsep laporan, data, serta rahasia dagang.

Melaporkan Pajak Tahunan

Startup yang sudah berbadan hukum harus melaporkan pajak secara rutin.

Lalu, apa saja yang dikenakan pajak ?

Mengacu dari UU No. 36 Tahun 2008 Pasal 4 Ayat 1, dijabarkan unsur-unsur yang dikenakan pajak adalah penghasilan dari pekerjaan atau jasa yang diterima, laba usaha, dividen, dan lainnya.

Kewajiban pelaporan juga perlu dilakukan selama bulanan dan tahunan. Untuk agenda bulanan, pajak yang wajib dilaporkan mulai dari PPh pasal 21/26, PPh pasal 23/26, PPh pasal 4 ayar 2, PPh pasal 25, dan PPh final 1%. Sedangkan untuk pelaporan tahunan, SPT PPh Tahunan Final, SPT PPh Tahunan Non Final.

Penting bagi perusahaan untuk menaati peraturan sehubungan dengan pajak. Dengan begitu, akan lebih mudah terintegrasi dan memiliki nama baik.

Penulis : Yehezkiel Setianto Putra
Sumber : DailySocial.id
Gambar : Pixabay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *